Beranda Beksi NEWS PT Platinum Cramics Dianggap Meresahkan, Warga Karangsambung Desak Gakkumdu Periksa Izin Amdal

PT Platinum Cramics Dianggap Meresahkan, Warga Karangsambung Desak Gakkumdu Periksa Izin Amdal

BIN | Kabupaten Bekasi- Masyarakat Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin dibuat resah dengan kebisingan PT. Platinum Cramics, Pasalnya perusahaan yang berdiri dipermukiman warga itu tidak memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitar.

Warga Rt 01 Rw 05 desa setempat, Yusup memaparkan dirinya merasa resah dengan aktivitas perusahaan pada malam hari sehingga membuat kenyamanan warga terganggu.

“Kami sudah melakukan teguran beberapa kali namun tidak ada respon dari pihak perusahaan, seolah-olah mereka tutup mata soal keluhan masyarakat,” kesalnya.

Diketahui, sebelumnya warga sudah memberikan laporan kepada BPD Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin agar segera ditindak lanjut ke pihak perusahaan tetapi tidak digubris sama sekali, artinya PT Platinum Cramics mengabaikan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Maka dari itu patut kami pertanyakan izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) sudah ditempuh atau belum,” ucap Yusup.

Laki-laki yang kerap disapa akrab Kong Mpe itu menjelaskan PT Platinum ini berdiri diatas permukiman warga bukan pada zona industri, tentunya segala sesuatu keluhan masyarakat mesti terkabulkan.

“Kalau memang tidak ada respon dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan hal ini kepada pemangku penegakan hukum tertinggi dan mendesak penegak hukum memeriksa izin perusahaan tersebut tentang dampak lingkungan,” jelas dia.

Sementara, pihak PT Platinum Cramics tidak bisa ditemui dengan alasan sedang rapat sampai berita ini diterbitkan. (Bis)