Beranda Pemerintahan Dinsos Kab, Bekasi Salurkan 67 Paket Bansos Kepada Karyawan Pampalassa

Dinsos Kab, Bekasi Salurkan 67 Paket Bansos Kepada Karyawan Pampalassa

BIN | Kabupaten Bekasi- Dinas Sosial Kabupaten Bekasi telah menyalurkan 67 paket bantuan sosial kepada karyawan Pampalassa Resto yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).  Restoran yang memiliki cabang ditiga lokasi, Grand Wisata, Kalimalang dan Setu ini tutup selama tiga bulan akibat dampak dari Covid-19.

“Kami memberikan bantuan sosial untuk karyawannya karena Pampalassa Resto tutup selama tiga bulan akibat Covid-19,”ujar Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Kabupaten Bekasi, Tajili Suprapto pada Kamis (07/10/2021).  

Tajili mengatakan ada syarat yang harus dipenuhi resto atau pariwisata jika ingin mendapatkan bansos dari Dinas Sosial. Di antaranya, mengajukan surat permohonan data by name by addres, memiliki legalitas di Dispenda, telah terdaftar menjadi wajib pajak di Dispenda.

“Untuk datanya kami juga kerjasama dengan Dinas Pariwisata, kami prioritaskan yang terdampak dari penerapan PPKM,” tambahnya.

Saat ini, Dinsos masih memiliki 600 paket sembako yang masuk dalam program bantuan bagi mereka yang terdampak PPKM. Namun Dinsos mencari data akurat agar penyaluran sembako tersebut tepat sasaran.

“Kami ada sisa sekitar 600 paket sembako tetapi kami juga masih mencari data akurat penerimana. Selain itu tentunya diawali dengan permohonan, kalau tidak ada surat permohonan ya berarti mereka tidak butuh,” jelasnya.

Program Bansos tersebut juga disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Jika kasus Covid-19 telah selesai, program bansos untuk mereka yang terdampak PPKM juga akan dihentikan.

“Kalau kami tergantung arahan dari pimpinan. Kalau Covid-nya selesai kan tidak bisa. Mungkin kedepan ada program bantuan antisipasi dimusim penghujan seperti banjir,”tambahnya.

Tajili juga mengakui jika pengajuan Bansos paling banyak terjadi pada Bulan Juni dan Juli 2021 lantaran kasus Covid-19 cukup tinggi. Dinsos juga telah melakukan penyaluran bantuan ke masyarakat yang terdempak dengan semaksimal mungkin.

“Pengajuan paling banyak Juni-Juli, sempat kewalahan juga kami dan alhamdullilah bisa diantispasi semua,” pungkasnya. (Red)