Beranda Beksi NEWS H. Ardi Bantah Tudingan Terkait Dirinya Sebagai Mafia Tanah

H. Ardi Bantah Tudingan Terkait Dirinya Sebagai Mafia Tanah

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Terkait berita yang beredar menjas H. Ardi sebagai mafia jual beli tanah. Ia bersama keluarga meminta oknum pelaku mengklarifikasi terkait pencemaran nama baik tersebut.

Padahal menurut H. Ardi, keaslian tanah tersebut adalah hak milik perorangan bukan milik golongan.

“Pemberitaan yang sudah menuding saya sebagai mafia tanah dan sebagai antek jababeka itu sudah mencemarkan nama baik saya dan keluarga,” kesalnya (27/5).

Tentu, kata dia, kita bersama keluarga tidak terima dengan tudingan tersebut bahkan sampai tidak ada konfirmasi terlebih dahulu dan hanya sepihak.

“Ditambah berita yang kurang sedap itu memakai foto saya tanpa seizin saya, mencuri foto secara diam-diam,” kata dia.

Terkait kejelasan jual beli tanah tersebut adalah internal kita dengan hak pemilik sertifikat H. Taba dengan kesadaran dan tidak ada paksaan sekalipun.

“Saya menginginkan oknum tersebut mengkalifikasi serta memberikan infomarmasi secara berimbang sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999,” ucapnya.

Hal senada dikatakan, pemilik sertifikat tanah H. Taba tanah yang dijual ke H. Ardi itu adalah murni milik pribadi bukan warisan keluarga.

“Saya bingung dengan pemberitaan itu, saya akui (S) adalah saudara saya tapi apa yang di beritakan itu tidak benar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, H. Ardi membeli tanah miliknya dengan luas 6700 m2 dan itu bersertifikat dan jelas keasliannya.

“Saya tidak abis pikir, ini kaitannya dengan apa?. Jual beli ini mutlak hasil jerih payah saya,” jelasnya.

Tentu adanya kabar kurang baik ini kita sangat kecewa dan dirugikan, kedepan pihaknya akan bawa hal ini keranah hukum.

“Untuk loyal sebagai saudara apa yang kurang dari saya, mobil saya kasih, itu bisa saya buktikan,” tandasnya (Bis).