Beranda Pemerintahan Bupati Bekasi,Kapolda Metro Jaya Juga Pangdam Jaya,Tinjau Warga Terdampak Banjir di Pebayuran

Bupati Bekasi,Kapolda Metro Jaya Juga Pangdam Jaya,Tinjau Warga Terdampak Banjir di Pebayuran

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau lokasi jebolnya tanggul Citarum di Kp Babakan Banten Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Minggu (21/02/21).

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Citarum di Kp. Babakan Banten Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi meluas dari empat desa menjadi sembilan desa.

Eka menjelaskan, hari kemarin pertama kalinya tanggul jebol itu, ada empat desa yang terendam. Kemudian di hari kedua, meluas menjadi sembilan desa. kata Bupati Eka, saat berada di salah satu posko pengungsian di Pebayuran.

Dia menuturkan, sembilan desa yang terkena banjir tersebut yakni Desa Sumberurip, Desa Karangharja, Desa Sumbereja, Desa Karangpatri, Desa Bantarsari, Desa Karanghaur, Desa Sumbersari dan Desa Bantar Jaya.

Pada saat meninjau Bupati mengatakan, bahwa dari 9 desa itu ada hampir 10 ribu jiwa yang terdampak banjir. Sejak kemarin, sudah 8.000 lebih yang dievakuasi.

Ada tersisa sekitar 1.500 jiwa yang diupayakan untuk dievakuasi.

Bupati menyebutkan, sisa warga yang belum dievakuasi di lokasi banjir kebanyakan laki-laki, sedangkan untuk perempuan dan anak-anak sudah dievakuasi di tempat yang lebih aman.

Eka menjelaskan rata-rata yang tidak bersedia dievakuasi itu mereka yang beralasan menjaga rumah atau harta bendanya.

Sementara itu, untuk bantuan makanan bagi warga yang belum dievakuasi sejauh ini terus berjalan melalui BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

Eka menyampaikan, berkat bantuan pihak lain seperti TNI/Polri dan para relawan, penyaluran bantuan lebih lancar dengan menggunakan mobil besar dan menggunakan perahu karet.

Untuk keperluan warga yang terdampak banjir, pihaknya juga telah mendirikan 9 dapur umum di berbagai lokasi pengungsian.(Adv )