Beranda Beksi NEWS Toto Iskandar, Kembali Memimpin Dekopinda Periode 2020-2025

Toto Iskandar, Kembali Memimpin Dekopinda Periode 2020-2025

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar, kembali memimpin wadah anggota koperasi tersebut untuk periode 2020-2025 saat kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kabupaten Bekasi di Swiss-bell Hotel Cibitung, Sabtu (7/11).

Toto meraih dukungan 53 suara dari total 60 suara anggota koperasi. Selain memilih ketua periode 2020-2025, dalam kegiatan ini juga disampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari ketua periode sebelumnya.

Toto mengatakan, kegiatan ini dapat terlaksana tanpa biaya dari pemerintah, tetapi biaya dari swadaya gerakan koperasi yang tergabung di Dekopinda Kabupaten Bekasi.

“Sebagai formatur tunggal saya akan segera membentuk struktur kepengurusan Dekopinda periode 2020-2025. Kemungkinan dalam dua hari ini struktur pengurus sudah terbentuk,” ungkapnya kepada para awak media.

Setelah secara aklamasi kembali terpilih menjadi Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto mengaku akan menjalankan roadshow untuk menampung aspirasi Koperasi Karyawan (Kopkar), Koperasi Umum dan KUD, untuk dibawa saat kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

“Jadi dua tahap itu dulu yang akan kami lakukan pasca pelaksanaan Musda ini, yaitu struktur kepengurusan dan persiapan Rakerda dengan menampung aspirasi anggota,” terangnya.

Diakui Toto, pihaknya akan melakukan pembenahan supaya kopkar bisa ikut berinvestasi keluar dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Menurutnya Kopkar selama ini mandek dari beberapa faktor seperti dari manajemen atau serikat pekerja.

Toto mengatakan, sekitar 60 persen anggota Kopkar mendukung kegiatan Musda ini. Kopkar menjadi ikon dan penyemangat dengan dibantu koperasi-koperasi lain. Kopkar cukup besar karena uangnya berasal dari gaji karyawan.

“Kami juga ingin membenahi bank-bank yang berkedok koperasi padahal badan hukumnya tidak ada. Kami akan bekerjasama dengan Dinas Koperasi untuk memberantas Bank Emok karena selama ini sudah meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna mengatakan, pihaknya akan terus menjalin kerjasama dengan Dekopinda untuk memajukan koperasi sebagai soko guru perekonomian di wilayah Kabupaten Bekasi.

Iyan mengatakan, selama ini sudah banyak kegiatan untuk menghidupkan koperasi di Kabupaten Bekasi, dan saat ini pihaknya sudah berupaya untuk meningkatkan kesehatan koperasi dari sekitar 500 koperasi yang aktif.

Pihaknya juga berupaya agar koperasi di Kabupaten Bekasi bisa mempunyai daya tawar karena menurutnya penetrasi pasar koperasi saat ini masih lemah. Sehingga pemerintah mencoba menjalin kemitraan ke sejumlah pengusaha besar dan retail-retail modern.

“Mengenai keberadaan Bank Emok yang selama ini telah meresahkan masyarakat, Pemda Kabupaten Bekasi sudah mengeluarkan surat edaran mengenai larangan beroperasinya rentenir atau sejenisnya,” tandasnya.(RZ)