Beranda Keamanan Simulasi Penerapang Sanksi Protokol Kesehatan

Simulasi Penerapang Sanksi Protokol Kesehatan

Beksiindonesianews | Gorontalo – Operasi Yustisi yang melibatkan TNI-Polri, Kejasaan dan Satpol PP di gelar di beberapa titik di Kota Gorontalo.

Ini dilakukan untuk memantau kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat terkait dengan penerapan Protokol Kesehatan sesuai Peraturan Gubernur Gorontalo nomor 41 Tahun 2020.

Saat ini sedang dalam pembahasan untuk ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan guna Pencegahan Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19).

Danrem 133/NWB Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito,M.A., bersama Kapolda Gorontalo Irjen Polisi Dr. Akhmad Wiyagus SIK.,M.Si.,M.M., dan Kajati Gorontalo yang diwakili oleh Wakajati Drs. Muhammad Naim, S.H., turun langsung memantau pelaksanaan operasi yustisi.

Pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, yang dilaksanakan oleh gabungan TNI-Polri dan Satpol PP di Bundaran Saronde Kota Gorontalo.

Terlihat kompak, ketiga Pimpinan Lembaga TNI, Polri dan Kejaksaan Propinsi Gorontalo, turut memberikan edukasi kepada warga masyarakat terkait protokol kesehatan dan membagikan masker kepada mereka yang terjaring tidak memakai masker.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Wiyagus dalam keterangannya mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai implementasi dari Peraturan Gubernur Gorontalo nomor 41 Tahun 2020 yang saat ini sedang dalam pembahasan untuk ditingkatkan menjadi peraturan daerah, tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19).

“Virus ini benar adanya, siapapun dapat tertular oleh virus ini, bahkan sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat virus ini, oleh karena itu disiplin protokol kesehatan merupakan hal yang sangat penting, jadikan itu sebagai sebuah kewajiban untuk dijalankan oleh seluruh masyarakat.

Selamatkan diri anda, keluarga serta lingkungan dari penyebaran Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, terang Kapolda Gorontalo. Ini pesan Danrem 133/NW, Kapolda dan Kajati Gorontalo kepada masyarakat “Jangan pernah menganggap remeh Virus Corona ini, sudah banyak korban yang berjatuhan”

Sementara itu, Danrem 133/NW Brigjen Bagus Antonov Hardito, M.A., menyampaikan bahwa pihaknya, TNI selalu siap membantu Polri dalam hal ini Polda dan Pemprov Gorontalo dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan.

Kegiatan penegakan disipilin protokol kesehatan TNI-Polri dan Satpol PP serta Dinas terkait lainnya akan bertindak secara kekeluargaan, humanis, untuk itu kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo agar dapat memahami apa yang kami lakukan, sehingga kasus dan penyebaran Covid-19 di Gorontalo segera berakhir, pungkas Brigjen TNI Bagus.(Al)