Beranda Pertanian Ini Kata Camat Cecep Supriadi: Pebayuran Adalah Lumbung Padinya Kab, Bekasi

Ini Kata Camat Cecep Supriadi: Pebayuran Adalah Lumbung Padinya Kab, Bekasi

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi masing-masing punya program untuk meningkatkan pelayanan yang prima dan dinamis, tetapi bukan hanya itu saja, tetapi potensi yang ada di wilayah harus terangkat,seperti halnya kecamatan pebayuran, harus segera di tingkatkan sejak dini, agar bisa di nikmati oleh masyarakat setempat.

Tetapi karena Kecamatan Pebayuran yang lebih dominan adalah lahan pertanian, itu harus kita tingkatkan dan kembangkan demi menjaga ketahanan pangan yang ada di wilayah pebayuran umumnya Kabupaten Bekasi tersebut, dan gapoktan yang ada wilayah Kecamatan Pebayuran ada 25 kelompok Gapoktan ini harus kita bimbing dan kita arahkan agar bisa meningkatkan lahan pertanian.

Camat Pebayuran cecep supriyadi kepada media Beksiindonesianews.com mengatakan, bahwa Kecamatan Pebayuran sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Bekasi dengan dominasi peruntukan wilayah 80% adalah persawahan.

Sehingga potensi ini harus tetap terjaga dengan optimalisasi pengairan/irigasi dan pompa air, untuk mencegah gagal panen pada beberapa desa serta penetapan regulasi yang menegaskan bahwa pebayuran adalah lahan pertanian yang harus di lestarikan dan di kembangkan untuk ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kecamatan Pebayuran berbatasan langsung dengan kali citarum, di mana selain bermanfaat bagi pertanian juga seringkali menjadi ancaman terkait tanggul terutama saat banjir dan luapan air, saat ini saja sudah ada 8 lokasi yang di kategorikan kritis.

Ada 8 Desa yang berbatasan langsung dengan kali citarum sehingga sangat di butuhkan integrasi perencanaan dan kolaborasi OPD2 teknis di tingkat Pusat, Provinsi dan daerah, bagi penanganan tanggul yang di kategorikan kritis berupa normalisasi dan rehabilitasi tanggul untuk mengantifasi terjadinya banjir” jelasnya.

Masih kata Cecep , bahwa Kecamatan Pebayuran berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang (Kec. rengasdengklok), dari perputaran perekonomian, jarak Kecamatan Pebayuran menuju ibukota Kabupaten Bekasi menjadi lebih jauh di banding ke Kabupaten Karawang.

Hal ini mengandung pengertian roda ekonomi lebih banyak bersikulasi di Kabupaten Karawang di banding Bekasi, sehingga di butuhkan upaya lebih,untuk lebih konsentrasi peningkatan perekonomian di wilayah melalui pembangunan pasar tradisional yang representative.

“Dengan demikian Kecamatan Pebayuran adalah akses yang sangat strategis,menghubungkan beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi dan terdekat dengan jembatan merdeka yang membatasi wilayah.

Idealnya di butuhkan lokasi-lokasi /spot-spot yang di anggap baik sebagai destinasi rekreasi masyarakat dan atau masyarakat yang singgah/transit dan secara langsung berdampak pada roda ekonomi yang berbasis kerakyatan.

Melalui pembangunan taman-taman tematik baik di sepanjang kali citarum atau di tanah negara (lahan bekas TKD Kertasari)” bebernya, Camat Pebayuran Cecep Supriyadi kepada esaasakitanews, di ruangan, Rabu (09/09/2020).

Hal tersebut membuat camat pebayuran ingin meningkatkan wilayahnya dari segi aspek yang bermanfaat. Peran aktif pemerintah di wilayah tidak akan berhasil dan hanya menjadi sebatas keinginan tanpa intervensi dari opd teknis yang secara nyata membidangi sarana prasarana.

Dukungan teknis dan anggaran serta good will untuk mensejajarkan wilayah Kecamatan pebayuran sebagai kecamatan terdepan baik dalam hal infrastruktur dan SDM menjadi kunci utama optimalisasi peluang yang ada di wilayah dengan kalkulasi semua potensi wilayah yang ada saat ini.

Semua ini harus ada peran penting dari semua stakeholder untuk meningkat perekonomian, pertanian, sosial dan budaya khususnya destinasi pariwisata,hal tersebut harus di barengi dengan infrastruktur yang memadai wilayah kecamatan Pebayuran agar sejajar dengan wilayah kecamatan lain. (Red)