Beranda Beksi NEWS Budiyanto Ajak Generasi Muda Milenial Kab.Bekasi Berani Melakukan Perubahan

Budiyanto Ajak Generasi Muda Milenial Kab.Bekasi Berani Melakukan Perubahan

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – KabupatenAnggota Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto saat di mintakan pendapatnya tentang tantangan generasi muda Kabupaten Bekasi di era milenial, di kediamannya, Bekasi, Minggu (26/7/2020).

Dirinya menjelaskan bahwa kalangan muda dituntut untuk memiliki keberanian baik dalam bertindak, berbuat, dan berani melakukan perubahan.

Selain itu, generasi milenial juga harus berani membuat keputusan, berinovasi, jujur, dan berani bermimpi tinggi serta menghilangkan pikiran negatif.” Jelas Budiyanto.

Budiyanto yang akrab di panggil kang Budi, menjelaskan bahwa dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya dikalangan pemuda dimulai dari Kebangkitan Budi Utomo tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928 hingga penurunan paksa rezim Orde Baru pada 1998.

Di era milenial saat ini, ungkap Budi sudah banyak pemimpin muda atau kalangan milenial yang menempati posisi startegis baik di dalam maupun luar negeri.

Seperti Kim Jong Un diangkat sebagai Pimpinan Tertinggi Korea Utara ketika masih berusia 28 tahun, kemudian tokoh milenial perempuan bisa mendapatkan posisi tinggi, seperti Sanna Marin yang menjadi Perdana Menteri Finlandia pada usia 34 tahun.

Di Malaysia, jabatan Menpora Syed Saddiq Syed Abdul Rahman yang diangkat ketika berumur 25 tahun. Begitu pula Sebastian Kurz yang kini berusia 33 tahun, menjadi Menteri Urusan Luar Negeri dan Integrasi Austria sejak 2013 silam.

Budiyanto pun menceritakan bahwa dirinya mulai merintis beberapa usaha,di usianya baru 25 tahun, sehingga membawanya pada kesuksesan ditingkat lokal Cikarang, bahkan pernah menyabet anugerah pengusaha berbakat dalam kategori Indonesian Top Leader Award di tahun 2013 di Manado Sulawesi Utara.

“Ini semua, saya peroleh dengan kerjas keras, penuh perjuangan dan dukungan doa dari keluarga dan orangtua. Saya memerlukan waktu yang cukup lama dengan berbagai tahapan saya lalui.

Di usia 40 tahun saya merasa telah mencapai hasil keberhasilan yang cukup dalam berbagai bisnis, setelah jadi pengusaha, saya membuktikan jika saya mampu dan bisa bekerja dengan baik dan berusaha berkontribusi untuk Indonesia,” tuturnya.

Budiyanto menambahkan generasi muda milenial memiliki otak yang begitu intens terekspos teknologi dan media digital.

Hal ini menjadikan perilaku dan preferensi mereka berubah secara ekstrem dan sama sekali berbeda dengan generasi sebelumnya.

“Lakukan terus berbuat kebaikan, jangan pernah berhenti berbuat, karena suatu saat nanti pasti kita akan memetik apa yang telah kita lakukan saat ini, jangan terlalu banyak alasan untuk melakukan sebuah perubahan karena “alasan” hanya dibuat oleh orang yang lemah pikiran dan jiwanya,” tutupnya.(Red)