Beranda Pemerintahan Pemkab Bekasi Gelar Rapat,Tekan Angka Stunting

Pemkab Bekasi Gelar Rapat,Tekan Angka Stunting

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dihadiri anggota Dewan DPRD Kabupaten Bekasi, Bupati Bekasi beserta beberapa Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kedinasan lainnya menghadiri vidcon yang dilaksanakan di gedung Dinas Komunikasi dan Informasi (DISKOMINFO) Kabupaten Bekasi diruang Command Center guna membahas perihal Stunting diwilayah kabupaten Bekasi pada Kamis (18/6).

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak baik secara fisik (tubuh) maupun secara otak, hal tersebut dapat disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan perlambatan pertumbuhan dan pola berfikir yang cukup lambat. Edukasi dini terhadap gejala dan penyebab Stunting perlu di sosialisasikan kembali.

Oleh sebab itu dalam acara tersebut kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bekasi, dr. Sri eni, menjelaskan tentang beberapa masalah yang dapat ditimbulkan dari Stunting itu sendiri.

“Beresiko kematian lebih tinggi 4x dan dapat menyebabkan penurunan IQ sebanyak 11 poin, lebih rentan terhadap penyakitnya saat dewasa, serta dapat meningkatkan tingkat kemiskinan akibat produktivitas yang rendah” ungkanya.

Pihaknya juga menerangkan bahwa rasio umur yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi sebagian besar terjadi pada anak balita usia dini.

“Jumlah anak usia 0-4 tahun merupakan proporsi terbanyak dalam piramida penduduk Kabupaten Bekasi” terangnya.

Ia juga mendukung secara penuh program Nasional dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting di Indonesia, seperti yang tertera dalam statistik yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri bahwa Jawa Barat memiliki persentase sebesar 31,06%.

Sedangkan Kabupaten Bekasi sendiri memiliki persentase sebesar 14%, seperti yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri bahwa

“Presiden Jokowidodo berharap Kabupaten Bekasi dapat memangkas angka tersebut sampai 1 digit saja, untuk Kabupaten Bekasi.” jelasnya.(Red)