Beranda keagamaan Ketua Yayasan Al-Hidayah Cirebon Ustad Cecep Kodir Mengajak Santri Lebih Mencintai Negri...

Ketua Yayasan Al-Hidayah Cirebon Ustad Cecep Kodir Mengajak Santri Lebih Mencintai Negri Dengan Paham Radikal

Beksiindonesianews | Cirebon – Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh yayasan Al-Hidayah dalam rangka memperingati isra mi’raj nabi Muhammad SAW yang dihadiri jama’ah dan santri se-kabupaten Cirebon.

Ustad Cecep Kodir selaku pimpinan yayasan Al-Hidayah menjelaskan dalam momen peringatan isra mi’raj nabi Muhammad SAW, merupakan salah satu bentuk kecintaan Umat Islam kepada baginda Kanjeng nabi Muhammad SAW.

Dimana didalam di israkannya Nabi Muhammad SAW dan di mi’raj kannya , disitulah Umat Islam ditentukan kewajiban umat Islam.

Peringatan maulid Yang biasa’dilaksanakan di Indonesia pada umumnya dan biasa dilaksanakan oleh Ulama yang bermajhab ahlussunah waljamaah yang diamanatkan,kepada santri-santrinya,yang sampai saat ini kita masih melaksanakan nya.

Akan tetapi pelaksanaan isra mi’raj itu Sendiri tidak pernah dilaksanakan ditanah kelahiran Nabi Muhammad SAW,karena sebagian besar ditanah Arab menganut majhab Wahabi.

Pada saat ini sudah menyebar di Indonesia,dimana majhab tersebut paling gampang mengkapirkan sesama manusia yang bukan bermajhab Wahabi.

Ustad Cecep Kodir juga menjelaskan dengan berkembangnya faham yang bermajhab Wahabi itu sendiri,diindonesia yang ajarannya disebarkan,oleh pondok-pondok pesantren yang sekarang sudah marak berkedok pondok pesantren modern, yang mengedepankan Tahfiz Al-Qur’an, sebagai daya tarik orang tua untuk memondokan anaknya di pondok pesantren yang seperti itu.

Mubaligh juga mengajak dan menghimbau untuk itu seluruh santri harus memahami kecintaan Terhadap Islam itu bukan hanya dalam bentuk mentaati perintahNya dan menjauhin larangan Allah SWT.

Tetapi kecintaan terhadap bangsa dan negara ini juga salah satu ajaran yang dianjurkan oleh Islam dan salah satu bentuk teladan dari nabi Muhammad SAW dalam perjuangannya.

Radikalisme itu bukan ajaran Islam dan kecintaan terhadap negeri itu bukan cermin teladan nabi,maka kepada seluruh jamaah dan kepada seluruh santri mari kita tolak segala bentuk ajaran dan faham radikal, karena itu semua tidak mencerminkan Islam yang rahmatan Lil alamin.(tim /ag)