Beranda Bencana Kodim 1314/Gorut Atasi Bencana

Kodim 1314/Gorut Atasi Bencana

Beksiindonesianews | Gorontalo “Bencana alam yang terjadi akibat hujan yang tak kunjung berhenti dari kemarin di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Tidak bisa dihindari oleh siapapun karena hal ini merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi kapan dan dimana akan terjadi,2/3.

Sehingga dengan demikian seiring fenomena alam tersebut maka terjadi musibah bencana alam banjir dan tanah longsor di dua kecamatan.

Kecamatan Monano di desa Monas dan desa Tudi serta Kecamatan Anggrek di desa Tolango dan desa iloheluma yang mencapai ketinggian 1 meter yang menutup akses tranportasi jalan sehingg tidak dapat dilewati oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4.



Hal ini membuat Kodim 1314/Gorontalo Utara mulai dari Dandim, Danramil sampai Babinsa turun tangan dalam membantu mengevakuasi masyarakat.

Khususnya anak-anak dan perempuan serta bersama masyarakat mengatasi tanah longsor yang terjadi.

Dengan perlengkapan seadanya sambil menunggu alat dari dinas terkait Kabupaten Gorontalo Utara maupun dari Basarnas.

Sampai saat berita ini diturunkan jajaran Kodim 1314/Gorontalo Utara masih dalam proses membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Di kedua wilayah tersebut dan juga di wilayah Kecamatan Atinggola yang juga terdampak banjir yakni desa imana tepatnya dusun sapawea dan pantai 1.

Dandim 1314/Gorontalo Utara Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias yang berada di loaksi banjir dan tanah longsor mengatakan bahwa semua kekuatan Kodim 1314/Gorontalo Utara.

Dan jajarannya masih melakukan pembersihan dan membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.

Dalam menghindari kepada hal-hal yang tidak diinginkan termasuk mengantisipasi akan terjadi hal tersebut selanjutkan kami telah berkordinasi dengan Korem 133/Nani Wartabone.

Untuk mendukung penanganan bencana alam di beberapa wilayah Kodim 1314/Gorut juga telah bekerjasama dengan pihak Polres Gorut. 

BPBD serta instansi terkait dalam menangani bencana alam banjir dan tanah longsor sehingga sampai saat ini masih dalam pemantauan bencana susulan yang akan terjadi lagi.(AL)