Beranda Daerah Tanggamus Raih Predikat B Evaluasi SAKIP Kemenpan RB

Tanggamus Raih Predikat B Evaluasi SAKIP Kemenpan RB

Beksiindonesianews | Lampung “Bupati Tanggamus Prov. Lampung Hj. Dewi Handajani menerima Raport Hasil Evaluasi atas Penerapan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi (Kementrian PAN-RB) di Nusa Dua, Bali, Senin (27/01/20).

Adapun Nilai Raport yang diterima oleh Bupati Tanggamus adalah Predikat B. Predikat ini meningkat dari tahun 2019 yang hanya berpredikat CC. Raport diterima langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, dari Deputi Evaluasi Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Atep.

Raport juga diserahkan kepada 161 Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi di Wilayah II yang meliputi DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Kalimantan dan Lampung. Untuk di Provinsi Lampung sendiri, selain Kabupaten Tanggamus, Predikat B ini diraih juga oleh Kabupaten Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Barat dan Kota Metro.

Adapun tujuan dari diterapkannya SAKIP adalah sebagai salah satu langkah konkret yang dilakukan Pemerintah untuk mewujudkan reformasi birokrasi melalui pengelolaan anggaran secara efektif dan efisien.

Hal ini dilakukan Kementerian PANRB dalam rangka evaluasi atas implementasi SAKIP pada seluruh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah, untuk mengukur perkembangan implementasi SAKIP serta melakukan pembinaan yang berkesinambungan di seluruh pemerintah.

Bupati Hj. Dewi Handajani, usai menerima Raport SAKIP menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan Pemkab Tanggamus mendapatkan Predikat B untuk Raport SAKIP Tahun 2019.

Lebih lanjut beliau berharap agar tahun yang akan datang Pemkab Tanggamus lebih baik lagi dalam capaian kinerja, sehingga mampu mendapatkan raport dengan Nilai A. “Untuk mencapai raport yang lebih lagi, kedepan efektifitas program diseluruh OPD harus dapat dilakukan, disamping melahirkan produk-produk program inovasi dalam pelayanan masyarakat.”

“Jadi saya harapkan kedepan kita dapat lebih baik lagi, dan untuk efektifitas program, kedepan program yang tidak ada outputnya bagi daerah, akan dihapus,” tegas Bupati.

Turut mendampingi Bupati Inspektur Erna Lia, Kepala Bapelitbangda Hendra Wijaya Mega, dan Kabag Organisasi Ristika Trianita.(WN)