Beranda Daerah Tahun Ini Kalapas Baru Cikarang Targetkan WBBM

Tahun Ini Kalapas Baru Cikarang Targetkan WBBM

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang, Nur Bambang Supri Handono menargetkan mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) bagi Lapas Cikarang tahun ini.

Dia mengatakan, di bawah kepemimpinan Kadek Lapas Cikarang sudah meraih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi), di Cirebon pun dirinya sudah dapat WBK, selanjutnya kita akan mencanangkan menuju WBBM, 2020 kita bisa WBBM.

“Untuk mencapai predikat tersebut dibutuhkan kerja sama dan dukungan segenap pihak karena mewujudkan predikat WBBM bukanlah perkara mudah karena harus melewati sejumlah tahapan dan penguatan di berbagai lini seperti SDM, tata laksana, serta pelayanan publik,” kata Bambang setelah lepas sambut.

“Juga dibutuhkan penguatan akuntabilitas dan peningkatan pengawasan, serta manajemen perubahan,” tambahnya.

Selain itu ia mengaku akan meneruskan sejumlah raihan yang telah dicapai Kalapas sebelumnya dengan menindaklanjutinya secara berkesinambungan serta melanjutkan kerja sama yang selama ini telah terjalin baik dengan media sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

“Yang terpenting adalah membangun hubungan baik dengan seluruh stakeholder termasuk insan media. Saya akan kolaborasikan program-program terbaik dari Pak Kadek dan sewaktu saya di Cirebon,” ucapnya.

Sekedar diketahui, Nur Bambang Supri Handono menjabat Kalapas Cikarang menggantikan Kalapas Cikarang sebelumnya, Kadek Anton Budiharta yang promosi ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai Kasubdit Kegiatan Kerja Produksi.

Kalapas lama, Kadek Anton Budiharta berharap kepada Kalapas Cikarang yang baru agar melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan menambahkannya dengan inovasi-inovasi baru.

“Saya yakin Kepala Lapas yang baru akan cepat beradaptasi dan meraih prestasi di Cikarang ini,” harapnya.

Ia juga mendukung Lapas Cikarang meraih predikat WBBM tahun ini tentunya dengan memenuhi komponen penilaian yang terdiri atas komponen pengungkit dan komponen hasil.

“Di era saya, saya sudah membentuk tim kerja dengan melibatkan semua petugas lapas selaku koordinator. Mereka bertugas membuat program-program kegiatan dan langkah-langkah menuju Lapas Cikarang WBBM,” tandasnya (Bis).