Beranda Daerah Bupati Bekasi: Tindaklanjuti Rekom DPRD Terkait Raperda

Bupati Bekasi: Tindaklanjuti Rekom DPRD Terkait Raperda

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi “Cikarang Pusat – DPRD Kabupaten Bekasi telah menyutujui penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dakam rapat paripurna, Jumat (20/12).

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti apa yang telah direkomendasikan DPRD sebagaimana Permendagri Nomor 120 Tahun 2019 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

“Maka melalui Rapat Paripurna ini, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi. Kami akan lakukan secepatnya, sesuai dengan kemampuan bidangnya masing-masing,” ucap Eka.

Dia mengatakan, segala pendapat dan pandangan serta saran yang telah disampaikan akan menjadi catatan yang nantinya akan ada penataan dan membagi perubahan tersebut.

“Demi perbaikan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ke depan, melalui perangkat daerah. Yang secara teknis mempunyai tugas pokok dan fungsi serta bidang kewenangannya,” katanya.

Sementara itu, Juru bicara Pansus II, Sukarlinan menerangkan, Perda ini akan mengatur tentang perubahan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan menjadi Tipe B dan memiliki otonomi dan pengelolaan keuangan dan barang milik Daerah sendiri.

“Untuk Kesbangpol setelah dihitung secara manual, mempunyai skor 900 sehingga naik menjadi Tipe B,” sambungnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, untuk BKPPD berubah nama menjadi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sedangkan untuk Dinas kearsipan berubah nama menjadi Dinas Arsip dan Perpustakaan.

“Inspektorat berubah menjadi Inspektorat Daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan menjadi Dinas Perikanan. Lalu, Dinas Tenaga Kerja menjadi Dinas Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sementara, Dinas PUPR berdasarkan hasil skoring memperoleh nilai 980, sehingga, kata dia, dapat dibelah menjadi dua OPD dengan tipelogi A.

Sukarlinan merekomendasikan, agar Dinas PUPR dapat dibelah dua, menjadi Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi. Dengan tiga bidang yakni Bidang Jalan dan Jembatan, Bidang Pengelolaan SDA dan Bidang Bina Konstruksi.

“Yang kedua yakni Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang memiliki Bidang Perencanaan Ruang, Bidang Pemanfaatan dan Pengendalian Ruang serta Bidang Cipta Karya,” pungkasnya (Sup/Bis).