Beranda Daerah Banyak Penduduk Perempuan Desa Bojongmangu Bakal Jadi Lokasi P2WKSS.

Banyak Penduduk Perempuan Desa Bojongmangu Bakal Jadi Lokasi P2WKSS.

Beksiindonesianews | Kabupaten Bekasi – Pemkab Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar monitoring desa Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tahun 2020.

Acara yang berlangsung di Hotel Java Palace, Kecamatan Cikarang Utara itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan peranan wanita untuk menuju keluarga sejahtera. Sebelumnya, Desa Sukadaya jadi lokasi program P2WKSS, namun pada tahun 2020 Desa Bojongmangu terpilih menjadi tuan rumah.

“Yang menjadi kriteria dipilihnya suatu Desa sebagai lokasi P2WKSS adalah masyarakat pra sejahtera, angka kemiskinan yang cukup tinggi, serta banyaknya jumlah penduduk perempuan di Desa tersebut. Kriteria itulah yang menjadikan Desa Bojongmangu dipilih menjadi lokasi P2WKSS,” ucap Kepala Seksi Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3A Kabupaten Bekasi, Sapto Noviantoro.

Sapto mengungkapkan program-program pokok yang nantinya akan di implementasikan di Desa Bojongmangu, diantaranya Program Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan dan Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Mencapai Impian dan Cita-Cita).

Sementara itu, Kepala Dinas DP3A Kabupaten Bekasi, Yuliadi Prihartono menjelaskan, program peningkatan peranan perempuan ini merupakah salah satu upaya DP3A untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, guna mencapai tingkatan hidup yang berkualitas. Hal ini berpedoman pada Permendagri No.26 Tahun 2009.

Yuliadi juga memaparkan tujuan kegiatan P2WKSS ini, yaitu untuk meningkatkan status pendidikan perempuan, meningkatkan status kesehatan perempuan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi kreatif, meningkatkan partisipasi perempuan dalam pelestarian lingkungan hidup, meningkatkan peran aktif perempuan dalam pengembangan masyarakat serta meningkatkan peran aktif perempuan dalam pemahaman wawasan kebangsaan.

P2WKSS di Desa Bojongmangu akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap pendataan awal yang akan di mulai di bulan Maret 2020 mendatang, lalu dilanjutkan dengan tahap Pelaksanaan selama 6 bulan, dan tahap terakhir dibulan Oktober atau November 2020 mendatang yaitu pemantauan dan perkembangan dari hasil yang dimaksud.

Yuliadi berharap kegiatan yang akan berlangsung di Bojongmangu 2020 mendatang ini akan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan untuk kemajuan di Desa Bojongmangu ataupun wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi. (Red)