Beranda Pencemaran lingkungan Bantaran Sungai Cibeet Terkontaminasi Limbah B3 Dari 2 Perusahaan.

Bantaran Sungai Cibeet Terkontaminasi Limbah B3 Dari 2 Perusahaan.

Beksiindonesianews | Kabupaten Karawang- memprihatinkan kondisi sungai cibeet terkontaminasi air berwana hitam pekat serta mengeluarkan aroma busuk yang menyengat. Bantaran sungai tersebut diduga tercemar limbah cair B3.

Setelah mendapatkan laporan tim Satgas Citarum Harum sektor 17 Dan 19 bersama Muspika Langsung meninjau bendungan cibeet, Desa Wanajaya, Karawang Barat.

Mengutuk keras perusahaan yg membuang limbah ke aliran sungai Cibeet. Pemerintah Karawang harus menindak cepat menyelesaikan masalah ini, salah satu Solusi yang harus diambil yaitu harus ada normalisasi pengerukan lumpur yang mengendap di sepanjang aliran Cikereteg yang semakin hari kian memeperhatinkan,” ucap Kepala Desa Wanajaya, Emin Saepudin.

Tercemarnya sungai cibeet ini dikarenakan adanya aktivitas perusahaan yang berdiri di sepanjang sungai Cikereteg. Diantaranya PT Pinodeli 3 dan PT KPSS harus bertanggungjawab kerusakan yang membuat ekosistem sungai merugikan aktifitas warga.

“Prinsipnya, setiap penanggung jawab usaha atau kegiatan yang melakukan perbuatan melanggar hukum berupa pencemaran atau perusakan lingkungan hidup yang menimbulkan kerugian pada orang lain atau lingkungan hidup wajib membayar ganti rugi,” kata dia.

Sementara itu, ketua Sekoci Karawang Aep Saepulloh mengatakan, kebanyakan warga menggunakan air cibeet untuk keperluan sehari-hari seperti mandi dan mencuci. Tetapi setelah aliran sungai cibeet tercemar seperti ini warga mengeluhkan gatal pada kulit setelah memakai air sungai cibeet.

“Setelah ada komunikasi bersama warga dengan Satgas Citarum Harum mengajukan solusi terkait permasalah ini, karena setelah ditelusuri penyebab kondisi tercemarnya kali cibeet itu berasal dari aliran Cikereteg dan ada perusahaan yang diduga membuang limbahnya ke aliran sungai Cikereteg,” ungkapnya.

Sungai satu dari sekian banyak sumber daya alam yang berperan penting dalam kehidupan makhluk hidup, terutama manusia air juga bisa menjadi modal paling dasar dalam pembangunan bangsa. Maka dari itu agar air bisa tetap bermanfaat sesuai dengan fungsinya.

“Maka kualitas air harus dikelola dengan baik salah satu cara mengelola kualitas dan menjamin mutu air adalah dengan melakukan pengendalian pencemaran air,” ujarnya

Menurutnya pengendalian pencemaran air juga dijadikan sebagai upaya untuk pemulihan kualitas air, pencemaran sungai sudah menjadi hal yang sangat memprihatinkan dan merugikan banyak pihak .

“Banyak sekali limbah yang dibuang ke berbagai sungai menjadi tercemar oleh karena itu perlu sekali digalakkan program pengendalian pencemaran sungai,” tandasnya (Bis).