Beranda Sosial Keluarga Nenek Dami Minta Keadilan Ditegakkan

Keluarga Nenek Dami Minta Keadilan Ditegakkan

Beksiindonesianews |Kabupaten Bekasi – Sistem Administrasi dari desa hingga Kabupaten masih belum maksimal, karena masih ada permasalahan – permasalahan yang terjadi hingga merugikan masyarakat,Seperti kasus sengketa tanah nenek Dami yang tua dan renta yang bertempat tinggal didesa pasir ranji Rt 003/005 kecamatan Bojong mangu, Selasa 29/10/2019.

Lokasi yang sudah di patok dan di pasang plang oleh kuasa hukum nenek Dami, sesuai dengan luas tanah tersebut yaitu sesuai C Desa Nomor : 1018/3212, persil : 146 luas 2000 M2, persil : 144 luas 3115 M2,. Bukan hanya itu saja tapi lahan yang di buat jalan oleh pihak perusahaan di tanamkan pohon pisang dan kolam ikan oleh pihak pemilik dan kuasa hukum dari Ibu dami bin Timan.

Sampai saat ini Kasus Sengketa Tanah milik Ibu Dami yang di klaim pihak PT. Deltamas terus berlanjut. Dan belum ada kepastian.Pihak ahli waris Asep Jamal bin Madi sangat keberatan atas adanya pengerusakan dan penguasaan secara fisik oleh pihak Deltamas.

Anak nenek Dami yaitu Asep Jamal mengatakan kepada beksiindonesianews.com minggu kemarin tanggal 27/10/2019 bersama kuasa hukum memagar lokasi lahannya, agar lahan tersebut tidak bisa di lintasi sebagai jalan aktifitas lalu lalang alat alat berat dan kendaraan lainnya, karena belum selesai dan belum di bayar terangnya.

“Pihaknya akan terus berupaya mencari keadilan untuk terus memperjuangkan hak kami sebagai pemilik yang syah. Namun Sampai saat ini pemerintah daerah seperti tidak perduli terhadap masyarakat miskin yang terzolimi.” Terangnya.

Ir Sukowati Pakpahan, SH kepada media online beksiindonesianews.com ,mengatakan, lahan yang di patok dan di pasang plang oleh pemilik yang sah, membenarkan dengan adanya pemagaran tersebut, bahkan hari ini kami ingin tahu apa yang di lakukan pihak yang telah menyerobot tanah ibu dami yang sah.

“Pihaknya akan terus memperjuangkan hak Ibu Dami selaku pemilik tanah yang sah, dan kita sudah melakukan proses dan tahapan hingga nanti di Pengadilan.” Jelasnya. (Red)