Beranda Daerah Bidang Wasdal Dan Pengawas Diduga Tutup Mata Jaling Kampung Lemahabang Rt 03/05

Bidang Wasdal Dan Pengawas Diduga Tutup Mata Jaling Kampung Lemahabang Rt 03/05

Beksiindonesianews| Kabupaten Bekasi- Warga Kampung Lemahabang, Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia keluhkan pembangunan infrastruktur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi,Jum’at 11/10/2019.

Kurangnya pengawasan di Bidang Wasdal, PPTK, Konsultan dan Pengawas pada dinas DPRKPP Kabupaten Bekasi sehingga Kegiatan pengecoran Jaling Kampung Lemahabang Rt 03/05, Dusun II, Desa Karang MuktI, Kecamatan Karang Bahagia diduga tidak sesuai dengan RAB.

“Lapisan pondasi bawah bukan pakai beskos yang berkualitas sesuai agregat A tetapi pakai limbah cormen artinya mutu lapisan bawah saja sudah cacat tidak berkualitas,” ungkap salah satu tokoh desa setempat, H. Anwar.

Dia menuturkan, kurang lebih ada delapan titik kegiatan pengecoran yang memakai limbah cormen salah satunya ditempat tersebut. Maka dari itu Bidang Wasdal maupun pengawas diminta turut memantau kegiatan diwilayah itu jangan seolah-olah tutup mata.

“Saya sudah berulang kali komplen agar tidak memakai limbah cormen agar dipakai buat lapisan bawah namun tidak didengar, saya khawatir beberapa hari kedepan kwalitas coran akan rusak retak-retak,” katanya.

Selain mutu, ia juga menjelaskan pada saat kegitan tidak terlihat papan informasi proyek yang terpampang padahal hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang keterbukaan informasi publik. Jika kurangnya pengawasan dari dinas terkait hal itu akan menjamur kewilayah lainnya dan akan banyak kontraktor yang mengerjakan asal-asalan.

“Saya selaku warga berharap Bidang Wasdal dan PPTK pada dinas DPRKPP turut memantau langsung ke lapangan dan memberi teguran kepada kontraktor kegiatan pengecoran di Kampung Lemahabang Rt 03/05 Dusun II itu. Jika terus didiamkan pembangunan diwilayah kami akan cepat rusak dan gagal kontruksi,” pungkasnya (Tim)