Beranda Beksi NEWS Bawaslu Kabupaten Bekasi Pangil Sunandar Terkait Bagi Bagi Sembako.

Bawaslu Kabupaten Bekasi Pangil Sunandar Terkait Bagi Bagi Sembako.

BEKSI INDONESIA NEWS |Kabupaten Bekasi-Bawaslu Kabupaten Bekasi memanggil Calon Legislatif (Caleg) Dapil 1 Partai Golkar, Sunandar yang diduga membagikan sembako pada saat kampanye di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Saiful Bachri menjelaskan, kehadiran Sunandar selaku pihak terlapor menyampaikan kronologis kehadiran Sunandar di Desa Ciantra. Kehadiran Sunandar memakai kapasitas sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi saat di minta keterangan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya pihak bawaslu kabupaten bekasi sudah melakukan investigasi ke desa tersebut, dan memang di temukan bahwa adanya pembagian sembako ke warga desa Ciantra.

“Sunandar menjelaskan kehadiran tersebut adalah bagian dari silaturahmi yang di undang dari pihak RT setempat, dan adapun pebagian sembakonya, menurut sunandar itu sering kali di lakukan saat memenuhi panggilan aspirasi masyarakat, “kata Saeful Bachri saat di wawancarai oleh awak media, (6/05/2019).

Lanjutnya, pihak Bawaslu Kabupaten Bekasi masih mendalami persoalan yang menimpa Sunandar, pasalnya dari pembagian sembangko tersebut tidak ditemukan adanya pengarahan Caleg, seragam ataupun kaos, dan stiker.

Sementara itu, Sahandri Akbar selaku ketua GMNI Komisariat Pelita Bangsa, dengan adanya persoalan tersebut, berharap kepada Bawaslu Kabupaten Bekasi tidak bermain mata dengan Pihak terlapor.

“Kita berharap bawaslu Kabupaten bekasi tidak masuk angin dan bersikap profesional, karenanya pembagian sembako yang di lakukan oleh pihak sunandar, berada di saat kampanye, “tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Bekasi menerima laporan dugaan politik uang berupa pembagian sembako pada saat kampanye yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) Partai Golkar Sunandar dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Bekasi, di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan.

Sedangkan saat ini Bawaslu sudah melayangkan surat undangan Klarifikasi kepada Rahmat Hidayat yang saat ini sebagai saksi untuk mengklarifikasi terkait persoalan pelanggaran pemilu, yang akan dilaksanakan pada Selasa (30/04) bertempat di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bekasi, Perum Central Park Cikarang, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara.

Menanggapi hal tersebut Ketua LSM Kompi Ergat Bustomi meminta agar Bawaslu bertindak tegas dan mengusut tuntas dugaan politik uang yang dilakukan Caleg Golkar, Bawaslu harus berlaku adil terhadap berbagai laporan politik uang dalam momen pemilu kali ini.

“Kami meminta Bawaslu jangan sampai masuk angin, atas perkara laporan tersebut,” katanya kepada cikarang ekspres, kemarin (29/04).

Sebagai warga negara yang baik dirinya sangat menghargai Bawaslu dalam menangani dugaan tindakan pelanggaran pada Pileg.

Namun, apabila kasus tersebut dihentikan karena bukti dan saksi yang dihadirkan kurang, dinilainya sangat tidak logis dan pihaknya menuding Bawaslu masuk angin.

“Dalam waktu dekat kami akan segera bertamu Bawaslu untuk meminta kejelasan terkait dugaan politik uang yang dilakukan Caleg Golkar tersebut,” tandasnya (bis).