Beranda Beksi NEWS MEDIA ONLINE INDONESIA ( MOI ) KAB,BEKASI SAMBANGI KEJAKSAAN NEGRI CIKARANG

MEDIA ONLINE INDONESIA ( MOI ) KAB,BEKASI SAMBANGI KEJAKSAAN NEGRI CIKARANG

BEKSI INDONESIA NEWS |Bekasi “Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegakkan hukum di Kabupaten Bekasi kian meningkat pasca Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan kroninya ditangkap KPK. Masyarakat berharap, kepercayaan ini tetap dijaga, khususnya oleh aparatur Kepolisian dan Kejaksaan.

Terkait hal tersebut, jajaran pengurus Media Online Indonesia (MOI) Bekasi menyambangi kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Selasa (19/02/2019).

Kedatangan para pemilik media online itu diterima dengan baik oleh Kasie Intel Kejari, Haerdin, SH.

Sosok yang dekat dengan jurnalis ini mengatakan pihaknya terbuka terhadap wartawan dan tidak tebang pilih dalam penegakkan hukum di Kabupaten Bekasi.

“Kita terbuka bagi siapa saja, baik kalangan pers maupun LSM yang ingin berdiskusi dengan Kejaksaan” ungkapnya.

Karena menurut dia keberadaan pers banyak memberikan masukan dan informasi yang penting dalam pelaksanaan kinerja aparatur kejaksaan.

“Kami akan menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya dalam bidang penegakan hukum. Karenanya apabila MOI ada saran dan masukan, sampaikan kepada kami, jangan sungkan,” ungkapnya.

Karena, lanjut dia, setiap saran yang sifatnya membangun akan dipedomani dalam pekerjaan.

Lebih lanjut Haerdin mengingatkan kalangan pers agar berperan aktif dalam mneyampaikan informasi-informasi yang sifatnya membangun.

“Silahkan awasi kinerja aparatur dan sampaikam bila ada temuan sehingga kami bisa lakukan perbaikan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC MOI Bekasi, Doni Ardon mengapresiasi sikap Kasie Intel Kejari Kabupaten Bekasi, Haerdin, SH dan mengingatkan semua jaksa untuk menjaga citra lembaga aparatur demi memperoleh kepercayaan masyarakat.

Dirinya juga meminta pengertiannya apabila selama ini kerap terganggu dengan ulah wartawan yang beragam karakter.

“Kami akan memberikan dukungan terhadap kinerja Kejari Kabupaten Bekasi dan menyaring setiap informasi yang diterima, terlebih bila informasi tersebut mengandung unsur hoax, berpesan sponsor dan berpotensi memecah belah insan pers,” sambung Sekretaris MOI Bekasi, Asep Saepuloh yang diamini para ketua bidang lainnya. (Bis)